Dukung Percepatan Target Swasembada Pangan, BRMP Hortikultura Gelar Rakor Pembentukan BP Kab. Ende
Kementerian Pertanian tengah giat menggalakkan program swasembada pangan terutama beras. Intervensi program swasembada pangan dilakukan melalui kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, perluasan pertanaman padi gogo, optimasi lahan, Cetak Sawah Rakyat (CSR), dan pembentukan Brigade Pangan yang di dalamnya terdapat berbagai paket bantuan pemerintah seperti alsintan, benih, pupuk, dan saprodi lainnya.
Kesuksesan program swasembada pangan yang menjadi prioritas Kementerian Pertanian ditengarai dengan tercapainya produksi beras nasional tertinggi sepanjang sejarah yaitu 34,77 juta ton pada November 2025 atau naik 13,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Salah satu penggerak program swasembada pangan di tingkat operasional petani ialah Brigade Pangan (BP). BP menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional dan terampil dengan menjalankan usaha yang berorientasi bisnis dan menghasilkan pendapatan dan keuntungan. Target BP di Kabupaten Ende sebanyak 7 BP dan saat ini telah terbentuk 2 BP di Desa Mautenda dan Desa Fataatu Kecamatan Wewaria.
Dalam rangka mendorong percepatan pembentukan BP di Kabupaten Ende, BRMP Hortikultura selaku penanggung jawab kegiatan swasembada pangan Kabupaten Ende menyelenggarakan Rapat Koordinasi di Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Senin, 17 November 2025. Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Kepala BRMP Provinsi NTT, Pasiter Kodim 1602 Ende, Kabag Tata Usaha BBP Peternakan Kupang, Liaison Officer BP Kabupaten Ende dari SMKPP Kupang, Kepala Bidang lingkup Dinas Pertanian, dan seluruh Koordinator PPL Kabupaten Ende.
Rapat berhasil mendorong percepatan pembentukan BP di Kecamatan Wewaria sebanyak 1 BP, Kecamatan Kotabaru sebanyak 1 BP, Kecamatan Maurole sebanyak 2 BP, dan integrasi antara Kecamatan Wolowaru serta Kecamatan Kelimutu sebanyak 1 BP. Diharapkan awal Desember 2025 telah terbentuk 7 BP dan dapat segera beroperasi mengawal percepatan swasembada pangan di Kabupaten Ende.