Perkuat Swasembada Pangan, Dua Brigade Pangan Baru Resmi Dibentuk di Nagekeo
Menjelang akhir 2025, upaya pemerintah dalam mempercepat program swasembada pangan terus digenjot. Pada Selasa, 25 Desember 2025, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali membentuk dua Brigade Pangan (BP) baru sebagai bukti komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kabupaten Nagekeo menargetkan pembentukan 18 Brigade Pangan sepanjang tahun ini—dan target tersebut kini resmi tercapai. Bertempat di Kantor Lurah Mbay II, Kecamatan Aesesa, Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Nagekeo, Rima Setiani, SP., MM., memberikan arahan sekaligus memompa semangat para anggota BP yang sebagian besar merupakan generasi muda.
“BP harus mampu berbuat lebih dibandingkan petani terdahulu. Pemerintah akan mendukung fasilitas dan teknologi yang lebih baik. Karena itu, diperlukan pemuda dan milenial yang menguasai IT,” ujar Rima dalam sambutannya.
Dua BP baru yang berasal dari Desa Marapokot dan Desa Mbay II itu mengusung nama BP Tani Inovatif dan BP ELITE. Keduanya menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan terkait misi Brigade Pangan, termasuk komitmen untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 1 menuju IP 2 bahkan IP 3.
Semangat tersebut disambut positif oleh Lurah Mbay II, Alex Sene, yang mengapresiasi optimisme para pemuda di wilayahnya dalam memajukan sektor pertanian. Menutup acara, Alex berpesan, “Anak muda harus berani menerima tantangan, tidak boleh menyerah, dan harus tahan menghadapi segala kondisi. Milikilah prinsip dan moto masing-masing yang bisa menjadi landasan motivasi.”
Dengan terbentuknya dua Brigade Pangan baru ini, Nagekeo menegaskan peran pentingnya dalam memperkuat upaya nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.