HUT ke-81 RI: Semangat Kemerdekaan Perkuat Swasembada Pangan dan Pertanian Modern
Bogor, 17 Agustus 2026 — Satuan Kerja BRMP Kementerian Pertanian di wilayah Bogor mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di Lapangan Ismunadji, Kota Bogor, Senin (17/8/2026). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat melanjutkan pembangunan pertanian bagi kemajuan bangsa.
Dalam amanat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang disampaikan pembina upacara, sektor pertanian ditegaskan tetap memegang peranan penting dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pertanian berperan sebagai penyedia pangan, penghasil devisa, penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan utama petani, sekaligus salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Momentum HUT ke-81 RI juga berjalan seiring dengan semangat mempertahankan dan memperkuat swasembada pangan. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa target swasembada pangan yang semula ditetapkan dalam empat tahun terus dipercepat hingga menjadi satu tahun. Berbagai upaya yang dilakukan bersama insan pertanian telah menunjukkan hasil, dengan capaian swasembada pangan yang diumumkan pada 7 Januari 2026.
Capaian tersebut menjadi pijakan untuk terus meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian nasional. Upaya mempertahankan swasembada tidak hanya dilakukan melalui peningkatan produksi, tetapi juga dengan mendorong transformasi sistem pertanian agar semakin modern, efisien, produktif, dan berdaya saing.
Salah satu langkah yang terus dikembangkan Kementerian Pertanian adalah Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS). Penerapan PM-AAS diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani melalui pemanfaatan teknologi dan sistem budidaya yang semakin modern. Dalam amanat Menteri Pertanian disebutkan bahwa penerapan pertanian modern berpotensi meningkatkan produktivitas hingga 12,4 ton per hektare serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan pola pertanian tradisional.
Pada peringatan HUT ke-81 RI, seluruh pegawai dan insan pertanian juga diajak menjadikan kemerdekaan sebagai awal dari perjuangan baru untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan mampu bersaing di tingkat global. Para pegawai didorong menjadi inovator, pemimpin, dan penggerak perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada petani dan penyuluh di seluruh pelosok Indonesia yang menjadi tulang punggung sektor pertanian. Mereka diharapkan terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi sebagai pahlawan pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.
Semangat kemerdekaan pada akhirnya tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan bangsa melepaskan diri dari penjajahan, tetapi juga sebagai kemampuan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, termasuk merdeka dari kekurangan pangan. Dengan kerja keras, inovasi, dan penguatan pertanian modern, swasembada serta ketahanan pangan nasional diharapkan terus terjaga sebagai fondasi menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!