SMART TANI Volume 10: Perkuat Inovasi Benih Bawang Putih Menuju Swasembada
Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian menggelar SMART TANI #Seri 10 dengan tema “Bawang Putih Unggul: Inovasi dan Potensi Pengembangan untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di saluran YouTube resmi BRMP, Senin (28/9/2026). Acara ini menghadirkan pemaparan dari Hadis Jayanti, S.P., M.P., Ph.D. (BRMP Sayuran) yang membahas perjalanan benih dari kelas inti hingga lahan petani, varietas unggul lokal, serta teknologi Produksi Lipat Ganda (Proliga). Materi dilengkapi perspektif kebijakan dan modernisasi dari Dr. Inti Pertiwi Nashwari, S.P., M.Si., Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Hortikultura.
Kebutuhan bawang putih nasional masih tinggi, sementara produksi dalam negeri belum mampu memenuhi permintaan. Impor masih menjadi sumber utama pasokan. Pemerintah menargetkan swasembada bertahap hingga 2029 dengan luas tanam 106.000 hektare dan produksi 966.000 ton.
Dalam kegiatan tersebut, dipaparkan sejumlah varietas unggul lokal seperti Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Lumbu Putih, Tawangmangu Baru, Sangga Sembalun, Jangkiriah Adro, Geol Temanggung Agrihorti, dan Kesuna Kayu Agrihorti. Varietas Kesuna Kayu Agrihorti tercatat mampu menghasilkan produktivitas basah 23–24 ton per hektare.
Teknologi Proliga menjadi sorotan utama. Melalui paket budidaya terintegrasi yang mencakup pengolahan lahan standar, penggunaan mulsa, jarak tanam optimal, pemupukan berimbang, serta pengelolaan hama dan penyakit terpadu, produktivitas basah bawang putih dapat mencapai lebih dari 20 ton per hektare. Hasil riset juga menunjukkan bahwa penggunaan siung kecil atau sedang dapat menghemat kebutuhan benih hingga 3,5 kali lipat tanpa menurunkan hasil secara signifikan.
Selain itu, BRMP terus memperkuat sistem perbenihan nasional melalui produksi benih sumber di berbagai lokasi, penerapan kelas benih resmi (Benih Inti hingga Benih Sebar), serta pemanfaatan teknologi modern seperti Automatic Weather Station (AWS), soil sensor, smart irrigation, drone, dan alat mesin pertanian.
Melalui sinergi kebijakan, inovasi teknologi, dan kolaborasi multipihak, BRMP optimistis target swasembada bawang putih dapat tercapai secara bertahap. Kegiatan SMART TANI #Seri 10 diharapkan menjadi sarana diseminasi inovasi agar petani dan pemangku kepentingan dapat segera mengadopsi teknologi unggul untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing bawang putih lokal. Rekaman lengkap acara dapat disaksikan kembali melalui saluran YouTube resmi BRMP.